Rabu, 30 Desember 2009

CEGAH KANKER DENGAN SAYUR


Penyakit kanker hingga kini masih jadi momok yang menakutkan banyak orang. Meski demikian, banyak orang yakin sesungguhnya kanker dapat dicegah. Menurut metode ala timur, dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kita bisa melawan sel-sel kanker yang menyerang.

Berbekal keyakinan tersebut, seorang penderita kanker getah bening dari Semarang, Cahyaning Puji Astuti, berusaha melawan penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Bahkan, wanita yang akrab disapa Naning ini aktif menularkan semangat dan resepnya untuk melawan kanker. Ia juga menjadi Ketua Cancer Information and Support Center (CISC) Semarang.

Melalui forum-forum sederhana yang diselenggarakan oleh CISC Semarang bekerja sama dengan berbagai pihak, Naning selalu terlibat untuk menularkan informasi-informasi penting terkait kanker, termasuk manfaat sayur sebagai pencegah kanker.
   
"Buah-buahan dan sayuran sebenarnya jauh lebih hebat untuk mencegah penyakit kanker dibandingkan dengan vitamin, namun perlu diketahui bahwa tidak semua sayur dan buah merupakan antikanker," kata ibu dua anak tersebut.
   
Menurut dia, setidaknya ada sekitar 11 sayuran yang telah terbukti efektif sebagai antikanker, di antaranya kubis, bawang putih, bawang bombay, kedelai, kunyit, teh hijau, tomat, jeruk, cokelat, dan buah-buahan beri dan stroberi.
   
Namun, kata dia, meskipun buah dan sayuran itu berkhasiat sebagai antikanker, tetap diperlukan kewaspadaan dan pemahaman terhadap zat-zat yang terkandung dalam sayuran tersebut, termasuk memerhatikan proses pengolahannya.
   
Kubis merupakan musuh utama kanker, baik kubis hijau, kubis putih, brokoli, bunga kol, selada air, maupun kol ungu. "Bahkan, khasiat kubis sudah dikenal sejak zaman Hipokrates sekitar tahun 460-377 sebelum Masehi," katanya.
   
"Hipokrates mengatakan kubis merupakan sayuran dengan beribu-ribu khasiat, dan mengonsumsi kubis minimal lima porsi setiap minggu terbukti dapat memperkecil resiko terserang penyakit kanker dan memperlambat perkembangan kanker," katanya.
   
Khasiat kubis untuk mencegah berbagai macam penyakit kanker juga dibenarkan oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata Semarang, Ita Sulistyowati, karena kubis mengandung senyawa bernama glukosinolat.
   
"Glukosinolat mampu mengurangi risiko penyakit kanker serta menjinakkan sel-sel kanker abnormal, dan kandungan glukosinolat dapat meningkat atau menurun tergantung proses pengolahan, mulai mencuci, memotong, hingga merebus," katanya.
   
Karena itu, meskipun memiliki khasiat besar sebagai antikanker, proses pengolahan kubis harus tetap diperhatikan agar tidak menghilangkan khasiatnya, di antaranya mencuci bersih, memasak tidak terlalu lama, dan mengunyah secara cermat.
   
Naning kembali menyebutkan, bawang putih dan bawang bombay ternyata juga sangat efektif untuk mencegah kanker, terutama kanker saluran pencernaan, kerongkongan, lambung, usus besar, prostat, paru-paru, dan kanker payudara.
   
"Khasiat pencegah kanker dapat ditemui pula dalam kedelai yang banyak diolah menjadi tahu, tempe, dan susu, sebab kedelai mengandung isoflavon yang merupakan senyawa antikanker yang memiliki struktur mirip dengan hormon seks," katanya.
   
Karena kemiripan struktur antara senyawa isoflavon dengan hormon seks tersebut, menjadikan pola pengonsumsian kedelai secara berlebihan tidak dianjurkan untuk penderita kanker payudara dan kanker prostat.
   
"Sebab, kedua kanker itu (payudara dan prostat, red.) merupakan jenis kanker yang sangat bergantung pada tingkat produktivitas hormon, yakni hormon estrogen untuk kanker payudara dan hormon androgen untuk kanker prostat," katanya.
   
Dibandingkan dengan konsumsi obat-obatan atau vitamin untuk mencegah kanker, konsumsi buah-buahan dan sayuran ternyata jauh lebih menguntungkan, baik dari segi efektivitas, kemudahan, dan pertimbangan anggaran yang dikeluarkan.
   
Buah-buahan dan sayuran merupakan komoditas murah yang banyak ditemui di berbagai wilayah di Indonesia, karena Indonesia merupakan daerah yang subur, "gemah ripah loh jinawi", dan kaya akan keanekaragaman sumber daya alam.
   
Namun, selain mengonsumsi buah-buahan dan sayuran antikanker, resep untuk menghindari risiko terkena penyakit kanker dapat dilakukan dengan menghindari makanan tertentu, seperti makanan yang diasap, diasinkan, dan makanan yang digoreng.
   
"Olahraga secara teratur, tidak merokok, dan menghindari konsumsi daging merah juga merupakan cara dan pola hidup sehat yang harus diterapkan untuk mencegah penyakit kanker," kata Naning.





Sumber KOMPAS.com

Senin, 28 Desember 2009

KEBAHAGIAAN.........

Sering kita dengar tentang kebahagiaan, namun sudahkah kita memahami arti dari kabahagiaan itu sendiri. Banyak orang memaknai kebahagiaan itu dengan kekayaan, harta yang berlimapah dan segala macam fasilitas yang sifatnya menyenangkan. Berdasarkan harta kekayaan kebahagiaan mungkin untuk segolongan orang ya, karena dengan hartanya mereka bisa berbuat apa saja demi kesenangannya sehingga mereka merasa itulah kebahagiaan yang sesungguhnya.

Tapi ada sebagian orang melihat kebahagiaan dengan hati, ketenangan jiwa, sehingga harta hanyalah pelengkap dalam menjalankan kehidupan, golongan orang ini  harta bukanlah tujuan akhir dalam kehidupannya, masih ada kehidupan yang harus dijalaninya nanti.

Banyak contoh orang yang kaya raya tapi tak bisa mendapatkan kebahagiaan dalam hatinya dia diperbudak oleh harta kekayaannya, siang malam yang dia ingat bagaimana cara menambah kekayaan atau menjaga kekayaannya itu, inikah yang disebut bahagia atau kebahagiaan saya rasa bukan.


Kebagahagiaan seseorang itu tidak bisa diukur, orang bisa meraskan kebahagiaan dengan macam-macam, ada orang yang makan dengan ikan asin kumpul dengan keluarga dia sudah merasakan  bahwa itu adalah kebahagiaannya. jadi prinsipnya kebahagiaan itu adalah rasa senang yang datang didalam hati tanpa ada beban kehidupan yang dirasakannya.

Jadi seandainya kita mempunyai harta yang berlimpah, tapi hati kita tidak mendapatkan ketenangan dari harta kita tersebut maka kita belum bisa disebut bahagia. mungkin bisa disebut bahagia jika kekayaan atau harta, bahkan yang tidak mempunyai harta kekayaanpun bisa disebut bahagia bila menemukan ketenangan dan kesenangan dalam hatinya.

Mudah-mudahan kita menjadi orang yang dapat mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan pada kita, sehingga kita bisa mencapai apa yang dinamakan kebahagiaan, karena dengan rasa syukur itulah kita akan bisa merasakan kebahagiaan yang sempurna yang Tuhan berikan kepada kita tanpa melihat harta kekayaan..........

Senin, 14 Desember 2009

JANGAN SALAH DIDIK

Suatu hari aku bertemu dengan seorang anak kecil didepan rumahku membawa sebuah kantong plastik warna hitam, tepat dia didepanku dia mengucapkan salam dan berkata "pak tolong sedekahnya", aku kaget sambil bertanya-tanya dalam hati loh koq anak ini minta-minta kenapa, kemana kedua orang tuanya.
Selang beberapa saat kemudian aku ajak dia bicara aku tanya tentang persoalan hidupnya "bapak kamu masih ada" tanyaku "masih' dia menjawab dengan singkat "kerja gak bapaknya" lanjut tanyaku "kerja" terus kutanya lagi "dimana" dia menjawab disebuah perusahaan yang menurut saya tempat kerja bapaknya itu merupakan perusahaan yang besar di daerahku. Terus kenapa seorang anak kecil yang masih duduk dibangku SD harus meminta-minta sementara orang tuanya masih bekerja dan saya rasa penghasilannya itu diatas rata-rata.
Kembali aku bertanya lagi pada anak itu adakah yang menyuruhnya "disuruh ibu" katanya, seketika aku terkaget dan tak bisa membayangkan apa yang ada dipikiran sang ibu itu.
Apakah ini potret kehidupan masa kini yang mendidik anaknya untuk mencari nafkah dengan meminta-minta, sungguh hal yang tak dapat dibenarkan unutk mencari nafkah dengan meminta-minta, ini mendidik anak menjadi malas untuk bekerja apalagi dilakukan sejak semasa kecil.
Kita bisa menarik kesimpulan dari kejadian tersebut diatas bahwa seseorang yang hidupnya tercukupi, belum tentu bisa mendidik anak dengan benar berarti pengetahuan orang tua disini sangatlah berpengaruh dalam pendidikan.
Hati-hatilah didalam mendidik anak karena jika salah sedikit saja hasilnya akan lain dikemudian hari.

Kamis, 03 Desember 2009

Renungan..............


Hati adalah dasar dari kehidupan bersihkan hati dari segala macam kotoran yang bisa merusaknya. Banyak persoalan yang harus diselesaikan dengan hati dan itu memuaskan kedua belah pihak.

Hati kita harus dijaga dari berbagai penyakit, banyak penyakit hati yang bisa menjerumuskan dirinya dan orang lain.

- Iri dan dengki adalah penyakit hati yang wajib kita jauhi, karena penyakit ini bisa merusak tatanan kehidupan dalam bermasyarakat.

- Takabur/sombong penyakit hati yang tak beda jauh keganasannya dengan Iri Dengki, takabur/sombong ini membanggakan dirinya sendiri seakan-akan hanya dirinyalah yang paling diatas segalanya, ini berbahaya karena segala persoalan akan dianggap remeh olehnya dan orang lain diaanggap tidak ada walaupun orang tersebut berada tepat dihadapannya.

Hanya kepadaNya kita gantungkan hidup kita, yaitu dengan cara menjaga hati kita dari segala macam bentuk penyakit, yang bisa membuat hati kita tak berpungsi lagi. Maka dari itu mari kita semua untuk sama-sama mendekatkan diri kita kepada Allah untuk meminta petunjukNya agar hati kita tetap bersih.

Dengan hati yang bersih kehidupanpun akan berubah menjadi indah untuk kita jalani bersama , semoga kita menjadi orang yang bisa menjaga hati................

HATI.............

Hati yang terluka ternyata bisa memubuat kita berbuat yang tak sewajarnya, kata hati sudah tak bisa lagi diikuti, yang ada hanya dendam dan dendam yang ingin segera terlampiaskan.

Bisakah hal ini dibenarkan? sama sekali tidak, banyak kalangan anak muda yang menganggap bahwa sakit hati itu harus dibalas dengan kekerasan atau dendam kesumat..............

Kembali kepada kita semua bagaimana menyikapi ini, kita sebagai orang tua wajib hukumnya memberikan bimbingan kepada anak kita disaat jiwa mereka terguncang.

Agama disini memberikan peran penting didalam memberi bimbingan kepada kaum muda untuk tidak terperosok kejalan yang tidak benar disaat hati mereka terluka atau disaat mereka sendiri. Berikan mereka motifasi untuk tetap tegar dalam menjalankan kehidupan ini.

Mudah-mudahan anak kita dan siapapun yang sedang terluka hatinya baik putus cinta ataupun kecewa dengan keghidupan ini, mari kita renungi bersama bahwa kehidupan itu tidak berakhir didunia, masih ada kehidupan lain yaitu kehidupan akhirat dan kehidupan inilah yang sebenarnya abadi...............

UNTUK SEBUAH NAMA

kala aku ingat kamu aku slalu sebut namamu........namun semakin kusebut namamu semakin kencang rasa ingin berjumpa dengan kamu.....
Untuk sebuah nama yang tak pernah kulupakan sampai akhir hayatku....
Meski kini aku sudah tidak sendiri lagi tapi namamu tetap melekat dihatiku....
Untukmu yang jauh disana, masihkah kau mengingat aku sebagaimana aku mengingat kamu setiap saat.
Cinta memang tak selalu harus memiliki...........
untuk sebuah nama hanya ada satu kata untukmu CINTA.............